Aku, usiaku sudah matang sebenarnya tapi entah untuk jiwa aku pun tak tau yaa sudah siap atau belum untuk menikah alias punya keluarga baru, tp yaa kalau kata orang tua siap ga siap pasti siap harus siap kalau nunggu siap ya kapan siapnyaa,
Kamu, masalah usia yaa masih sangat muda dan yg pasti yaa belum siap, aku tau dan sangat mengerti masalah usia dan kesiapan. Kamu masih muda pekerjaan pun belum menetap , jati diri masih dicari, apajadinya kita nanti ?? Seusia kamu masih harus produktif untuk masalah pekerjaan dan pergaulan, melihat contoh dari kantor aku aja seperti itu, kelahiran 89 atau 87 pun masih berkeliaran dan masih labil apalagi kamu yg 92 ahaha masih terlalu dini untuk membina rumah tangga , betul tidakk ??
Untuk masalah usia dan pekerjaan mempengaruhi semuanyaa,. Sebenernyaaa
Kata orang tua sih yaa rejeki mah ada aja nnti , tp ya masalah usia no komen sih yaa
Kalau dipikir2 sih yaaa aku juga gatau harus bagaimana , kita sebenernya jodoh atau bukan?
Kita sudah sama2 berjuang tp masih entahlah blm ada kepastian, kamu sebagai laki2 harus bisa tentukan sikap, aku sebagai wanita hanya bisa menunggu dan menunggu , namun sabar pun ada batas wajarnyaa
Kamu, masalah usia yaa masih sangat muda dan yg pasti yaa belum siap, aku tau dan sangat mengerti masalah usia dan kesiapan. Kamu masih muda pekerjaan pun belum menetap , jati diri masih dicari, apajadinya kita nanti ?? Seusia kamu masih harus produktif untuk masalah pekerjaan dan pergaulan, melihat contoh dari kantor aku aja seperti itu, kelahiran 89 atau 87 pun masih berkeliaran dan masih labil apalagi kamu yg 92 ahaha masih terlalu dini untuk membina rumah tangga , betul tidakk ??
Untuk masalah usia dan pekerjaan mempengaruhi semuanyaa,. Sebenernyaaa
Kata orang tua sih yaa rejeki mah ada aja nnti , tp ya masalah usia no komen sih yaa
Kalau dipikir2 sih yaaa aku juga gatau harus bagaimana , kita sebenernya jodoh atau bukan?
Kita sudah sama2 berjuang tp masih entahlah blm ada kepastian, kamu sebagai laki2 harus bisa tentukan sikap, aku sebagai wanita hanya bisa menunggu dan menunggu , namun sabar pun ada batas wajarnyaa


No comments:
Post a Comment